Powered by Blogger.

Teknik Radiografi II (Faring & Laring)

>> Monday, March 31, 2014

Faring dan Laring (Merrill’s Atlas of Radiographic Position)
1.    AP
Studi radiografi dari pharyngolaryngeal mempelajari struktur yang dibuat selama pernapasan, phonation, stress maneuvers, dan menelan. Untuk meminimalkan insiden gerak, waktu terpendek eksposur harus digunakan dalam pemeriksaan. Untuk tujuan memperoleh memperbaiki kontras di atas proyeksi, AP penggunaan grid disarankan.
-          Posisi pasien :
Kecuali untuk tomografi, memerlukan posisi recumbent. Tempat pasien dalam posisi tegak, baik duduk atau berdiri bila dimungkinkan.
-          Posisi objek :
·         Pusatkan midsagital plane ke tengah grid yang vertical
·         Tanyakan pada pasien untuk duduk atau berdiri, pastikan berat badan tubuh menopang di kaki.
·         Sesuaikan bahu pasien sejajar dengan garis horizontal untuk mencegah rotasi kepala dan leher
·         Pusatkan kaset pada levelnya, atau pada bagian laring yang menonjol
·         Gonad Shield
·         Respirasi : Berdasarkan radiograf awal (AP dan Lateral) selama fase inspirasi pada saat bernafas yang normal, untuk memastikan daerah tenggorokan terisi dengan udara. Untuk menentukan waktu yang optimal untuk eksposur, amati gerakan pernapasan dada. Membuat eksposur yang tepat sebelum dada turun pada saat inspirasi.
-          Ukuran Kaset :
8        x 10 inchi (18 cm x 24 cm) atau 24 cm x 30 cm memanjang
-          CR :
Perpendicular ke laryngeal prominence
-          Kriteria Radiograf :
·         Area dari superimpose mandibula dan dasar tengkorak ke paru-paru dan superior mediastinum
·         Tidak ada tumpang tindih di area laring ke mandibula
·         Tidak ada rotasi leher
·         Tenggorokan terisi udara
·         Densitas radiografi menunjukkan gambaran struktur pharyngolaringeal.

2.    Proyeksi Lateral
Lateral kanan atau kiri
-          Posisi pasien :
·         Tanyakan pada pasien untuk duduk atau berdiri
·         Sesuaikan pasien sehingga coronal plane yang melewati temporomandibular joints yang berpusat pada midline ke kaset
-          Posisi objek :
·         Tanyakan pada pasien untuk duduk atau berdiri, pastikan bahu pasien sejajar.
·         Sesuaikan tubuh sehingga midsagital plane parallel dengan kaset.
·         Tekan bahu semampunya, sesuaikan untuk berbaring di pesawat. Jika diperlukan, tangan pasien di belakang dengan memutar bahu.
·         Tegakkan kepala sedikit
·         Imobilisasikan kepala dan mintalah pada pasien untuk menatap lurus ke sumbu visual
-          Ukuran Kaset :
8 x 10 inchi (18 cm x 24 cm) memanjang
-          CR :
Tegak lurus kaset, pusatkan kaset 1 inchi (2,5 cm) di bawah meatus acusticus externa ke nasofaring dan sumbing, di angulus mandibula ke orofaring, atau di laring atas ke laring, laring faring, dan ujung atas kerongkongan (Fig. 1 5-34)
-          Kriteria Radiograf:
·         Soft tissue struktur pharyngolaryngeal
·         Area dari nasopharynx ke bagian teratas paru-paru
·         Area spesifik terlihat jelas
·         Tidak ada superposisi trachea
·         Superposisi bayangan mandibular

·         Kerongkongan terisi udara 

0 comments:

About this blog's history...

Blogging since Junior HIgh School.
berawal dari iseng buat, lama-lama pengen nulis, eh nagih. Eh abis itu bosen. Yaa gitu lah pasang surut, remaja.
Blogging untuk sekedar sharing and saving. Enjoy!

Seguidores

    © Anjelita HNA. Friends Forever Template by Emporium Digital 2009

Back to TOP